Jika kreatinin darah meningkat, berarti fungsi ginjal menurun. Jika kreatinin darah >707umol/L, berarti pasien telah memasuki tahap akhir gagal ginjal kronis, yaitu fase uremik. Jika kreatinin darah berada pada nilai kritis yang tinggi, perlu dilakukan pemeriksaan yang lebih baik, misalnya, pemeriksaan rutin urin. Karena nilai kreatinin dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, aktivitas otot dan status gizi, pasien disarankan untuk memeriksa klirens kreatinin endogen untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika klirens kreatinin endogen menurun, pada awalnya dapat ditentukan bahwa fungsi ginjal menurun, dan rumah sakit dengan kondisi tersebut dapat melakukan ECT ginjal untuk menilai laju filtrasi glomerulus secara obyektif dan melakukan penilaian fungsi ginjal.