Dalam kasus antraks, buah dapat dimakan pada antraks kulit dan antraks paru, sedangkan dalam kasus antraks usus dan septikemia antraks, buah harus dinilai berdasarkan kondisi spesifiknya. Antraks kulit dan antraks paru terutama melibatkan kulit dan paru-paru, dan buah dapat dimakan ketika saluran pencernaan tidak terlibat. Buah kaya akan gula, vitamin, dan elektrolit, dan mudah diserap, yang membantu pemulihan. Pada kasus antraks usus atau septikemia antraks, di mana lesi melibatkan saluran usus dan disertai dengan sakit perut yang parah, diare, muntah darah, tinja berwarna hitam, dan lain-lain, pasien harus berpuasa dan tidak boleh makan buah. Ketika dalam fase pemulihan dan diet cair atau semi-cair tersedia, buah dapat dikonsumsi, tetapi harus dijus atau dihaluskan sebanyak mungkin. Konsumsi buah pada penderita antraks harus berdasarkan saran dari ahli medis.