Kram kaki mungkin karena tumbuh lebih tinggi, atau mungkin disebabkan oleh kekurangan kalsium, masuk angin, olahraga berat dan sebagainya. 1. Tumbuh lebih tinggi: ketika pasien dalam masa pubertas, tumbuh lebih tinggi karena meningkatnya kebutuhan kalsium, mungkin ada kram kaki, kantuk, nafsu makan meningkat dan gejala lainnya, pada saat ini pasien perlu menambah nutrisi tepat waktu, olahraga ringan, dimungkinkan untuk tumbuh lebih tinggi. 2. Kekurangan kalsium: karena kekurangan kalsium, konsentrasi ion kalsium dalam darah pasien akan menurun, dan otot akan terlalu bersemangat dan menghasilkan kejang, sehingga mengakibatkan kram kaki. Pasien perlu mengonsumsi suplemen kalsium yang wajar di bawah bimbingan dokter. 3. Dingin: Karena dingin, sirkulasi darah di kaki tidak baik, dan kejang otot akan terjadi, mengakibatkan kram kaki. Pasien harus memperhatikan untuk menjaga kaki mereka tetap hangat. 4. Olahraga berat: Saat pasien berolahraga berat, otot kaki dalam keadaan tegang dalam waktu yang lama, yang menyebabkan fenomena kram kaki. Pasien dapat mengendurkan otot-otot kaki melalui pijatan. Ketika pasien sering muncul kram kaki, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu dan perawatan yang wajar.