Aspirasi sumsum tulang memerlukan pemeriksaan perdarahan dan waktu pembekuan, pemeriksaan tempat tusukan, dan pemilihan tempat tusukan yang tidak terinfeksi.
Aspirasi sumsum tulang adalah prosedur pembedahan yang umum dilakukan untuk mengambil cairan sumsum tulang untuk pemeriksaan sitologi, pemeriksaan protozoa dan bakteriologi di klinik, memilih tempat aspirasi sumsum tulang yang sesuai, anestesi lokal, dan menggunakan jarum tusuk untuk melakukan tusukan.
1. Pemeriksaan waktu perdarahan dan koagulasi: perhatian khusus harus diberikan pada pasien dengan kecenderungan perdarahan atau gangguan koagulasi, dan titik tusukan harus diamati untuk mengetahui adanya perdarahan, hematoma, dan infeksi setelah operasi.
2. Pemeriksaan titik tusukan: titik tusukan harus dipilih, jika ada infeksi atau osteomielitis di tempat tusukan, tempat tersebut harus dihindari untuk mencegah infeksi pasca operasi.
Pasien yang memerlukan aspirasi sumsum tulang harus mengikuti instruksi dokter dan bekerja sama dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan yang relevan.