Apa diagnosis banding untuk refleks mengisap yang positif?

Refleks menghisap muncul sejak usia 0 hingga 3 bulan dan bayi akan menghisap ketika ada sesuatu yang dimasukkan ke dalam mulut bayi. Jika masih ada setelah usia 1 tahun, refleks menghisap yang positif mengindikasikan adanya disfungsi korteks serebral. Adanya refleks menghisap pada usia di luar masa kanak-kanak paling sering terlihat pada lesi lobus frontal dan palsy pseudobulbar. Jadi, apa saja diagnosis banding untuk refleks menghisap yang positif? 1. Lesi lobus frontal: laju pertumbuhan dan arah perkembangan tumor berbeda dan gejala klinisnya juga berbeda. Sebagai contoh, invasi bilateral pada girus cingulate anterior dapat menyebabkan mutisme, gangguan vegetatif, kelumpuhan pada salah satu atau kedua tungkai bawah dan hilangnya penggunaan tangan kiri, serta penurunan kesadaran saat digunakan. Refleks genggaman kuat yang positif terlihat secara kontralateral terhadap lesi di area premotor. Refleks menghisap yang positif, tanda Hoffmam positif atau tanda Babinski, ataksia frontal atau gejala kejiwaan harus dicurigai. 2. Pseudobulbar palsy (pseudobulbaupalsy): manifestasi klinis utama adalah disartria dan bicara yang fulminan. Suara bibir dan laring tidak jelas, dan artikulasinya monoton, teredam, dan kasar. Kesulitan makan Ketidakmampuan untuk mendorong makanan ke arah faring. Kelumpuhan pada langit-langit lunak dan otot-otot faring. Tidak adanya regurgitasi langit-langit lunak dan adanya refleks faring merupakan tanda penting dari palsy pseudobulbar dan lebih bersifat diagnostik pada tahap awal. Palsy pseudobulbar adalah kelumpuhan neuron motorik atas, sehingga selain refleks batang otak fisiologis yang aktif atau hiperaktif, terdapat juga beberapa refleks patologis, yang disebut refleks batang otak patologis, seperti refleks menghisap, refleks dagu, refleks memiringkan kepala, dan refleks rahang, yang dapat ditimbulkan jika tidak ada fasikulus piramidalis yang jelas atau tanda-tanda otak, yang membuat diagnosis dini menjadi sangat penting.