Ranitidin tidak memiliki efek terapeutik pada sariawan dan umumnya digunakan untuk mengobati sakit perut dan refluks asam lambung yang disebabkan oleh asam lambung yang berlebih. Sariawan umumnya diobati dengan pengobatan lokal, seperti obat antiinflamasi, obat glukokortikoid, dan lain-lain, sebagai berikut. 1. Ranitidin: bahan utamanya adalah Ranitidin, yang digunakan untuk meredakan gejala sakit perut, mulas, dan refluks asam lambung yang disebabkan oleh asam lambung yang berlebihan. dilarang untuk anak di bawah 8 tahun, wanita hamil, dan wanita menyusui. Reaksi merugikan yang umum termasuk mual, ruam, dan kelelahan. Ranitidin tidak memiliki efek terapeutik pada sariawan. 2. Sariawan: dapat diobati dengan pengobatan lokal, seperti obat antiinflamasi salep tretinoin, obat kumur klorheksidin, tablet cediriodin, dll., obat glukokortikoid semprotan deksametason, obat kumur betametason, dan lain-lain. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, dan disarankan untuk mengunjungi institusi medis reguler untuk menerima perawatan profesional.