Toleransi glukosa umumnya mengacu pada tes toleransi glukosa, dan tes tes toleransi glukosa umumnya memerlukan gelas ukur. Tes toleransi glukosa adalah salah satu cara yang paling umum untuk mendiagnosis diabetes. Prosedur tes toleransi glukosa adalah dengan meminum segelas 250-300 ml air gula yang mengandung 75 gram glukosa setelah mengambil sampel darah puasa, lalu mengukur glukosa darah setelah 0,5 jam, 1 jam, 2 jam, dan 3 jam, dan membuat penilaian kondisi berdasarkan hasil glukosa darah. Tes toleransi glukosa harus dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk memastikan keamanan pasien dan keakuratan hasil. Jika diagnosis diabetes telah dikonfirmasi, pasien harus menjalani pengobatan standar di bawah bimbingan dokter untuk menghindari penundaan kondisi.