Kisaran normal persentase monosit adalah 0,03 hingga 0,08 (3% hingga 8%).
Monosit adalah sel darah putih terbesar dan berperan dalam sistem pertahanan kekebalan tubuh. Monosit berasal dari sel punca hematopoietik di sumsum tulang dan memiliki fungsi fagositosis dan menghilangkan sel-sel yang rusak dan menua. Monosit dapat mengidentifikasi dan membunuh sel-sel tumor, dan persentase jumlah total monosit dapat berubah ketika terjadi peradangan atau penyakit lain dalam tubuh, sehingga pemeriksaan jumlah monosit dapat membantu dalam mendiagnosis beberapa penyakit.
Monositosis pada orang dewasa dapat dikaitkan dengan berbagai jenis penyakit infeksi akut atau penyakit menular, serta penyakit hematologi seperti leukemia dan limfoma. Bayi dan anak-anak mungkin memiliki jumlah monosit yang sedikit lebih tinggi daripada orang dewasa. Penurunan monosit tidak terlalu penting, karena jumlah monosit dalam tubuh pada dasarnya rendah.