Tujuan: Untuk menyelidiki kelayakan dan keuntungan teknis dari pengobatan arthroscopic dislokasi bahu berulang dan untuk mengevaluasi efek terapeutik. METODE: Dari Oktober 2010 hingga Oktober 2012, 12 kasus dislokasi bahu anterior berulang diobati dengan artroskopi, berusia 21-32 tahun, semuanya dengan 3-30 dislokasi berulang. Artroskopi dilakukan di bawah anestesi umum untuk memperbaiki kompleks labral glenoid atau cedera Bankart tulang, mengelola cedera Hill-Sachs yang ada dan mengencangkan kapsul anterior dan posterior. Setelah pembedahan, latihan fungsional dilakukan di bawah perlindungan gendongan bahu dan siku, dan aktivitas normal secara bertahap dilanjutkan dalam 8-12 minggu. Hasil: Hasil yang memuaskan diperoleh pada semua kasus dengan pemulihan fungsi sendi yang memuaskan. Beberapa kasus dengan keterbatasan ringan rotasi eksternal bahu melanjutkan pekerjaan kehidupan normal dan pelatihan militer setelah 6 bulan. KESIMPULAN: Perawatan artroskopi dislokasi bahu memiliki keuntungan yang unik dan efikasi yang telah terbukti. Melalui penilaian mikroskopis dari cedera intra-artikular, rekonstruksi struktur stabilisasi anterior dan inferior yang cedera sesuai dengan mekanisme patologis dislokasi, dan kemungkinan mengelola fraktur kompresi di belakang kepala humerus, operasi artroskopi aman, invasif minimal, dengan sedikit komplikasi, tingkat kekambuhan yang rendah dan pemulihan fungsional yang baik. Kunci keberhasilan pembedahan adalah pemilihan pasien dan penetapan akses. Dengan popularitas teknik artroskopi, artroskopi bahu tidak lagi menjadi masalah yang membatasi pengobatan. Disarankan agar pasien dengan dislokasi bahu awal dan berulang diperiksa lebih lanjut dengan CT 3D atau MR dan operasi artroskopi dipertimbangkan jika perlu.