Dermatitis perioral adalah penyakit radang yang terjadi di sekitar mulut, terutama bermanifestasi sebagai bintik-bintik merah, jerawat dan pengelupasan kulit di sekitar mulut, dan kambuhnya penyakit ini sebagian besar terkait dengan rangsangan dari luar. Jika dermatitis perioral sudah sembuh dan bersentuhan dengan benda atau lingkungan yang rentan alergi lagi, maka akan mudah kambuh lagi, seperti mengonsumsi makanan pedas dan merangsang, menggunakan produk perawatan kulit, dan terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Selain itu, sebagian besar dermatitis perioral akan menimbulkan bintik-bintik merah, kemerahan, bengkak, dan bahkan pengelupasan pada kulit di sekitar mulut, sehingga Anda harus memberikan perhatian ekstra untuk membersihkan dan merawatnya. Setelah dermatitis perioral sembuh, Anda harus menghindari kontak dengan makanan yang rentan alergi, hindari paparan sinar matahari dalam waktu lama, dan tidak menggunakan kosmetik yang mengandung bahan yang mengiritasi. Jika kambuh lagi, Anda dapat mengonsumsi tablet loratadine oral, tablet cetirizine hidroklorida, dan obat anti alergi lainnya sesuai petunjuk dokter, dan jika gatalnya serius, Anda dapat mengoleskan salep tacrolimus dan salep pereda gatal lainnya sesuai petunjuk dokter. Dianjurkan untuk mencari perawatan medis tepat waktu setelah menderita dermatitis perioral, penggunaan obat harus mengikuti petunjuk dokter, jangan mengobati sendiri, agar tidak menimbulkan konsekuensi yang serius.