Cara mengatasi gumoh pada bayi berusia tujuh bulan

Bayi berusia tujuh bulan yang gumoh mungkin terkait dengan fungsi menelan yang lemah, refluks gastro-esofagus, atresia usus bawaan dan faktor lainnya, pengobatan yang umum dilakukan adalah perawatan harian, dan pembedahan diperlukan bila diperlukan.
1. Fungsi menelan yang lemah: perkembangan saluran cerna bayi belum sempurna, sehingga fungsi menelan akan semakin lemah, jika orang tua tidak memperhatikan cara menyusui, mengakibatkan bayi terlalu cepat atau terlalu banyak minum ASI, dapat menyebabkan gumoh, gumoh semacam ini biasanya tidak disertai gejala lain, dan dapat diredakan dengan mengubah cara menyusui.
2. Refluks gastro-esofagus: Refluks gastro-esofagus adalah penyakit yang relatif umum, terutama karena kardia lambung bayi relatif longgar, pilorus relatif ketat, sehingga peristaltik lambung di dalam susu mudah mengalami refluks ke kerongkongan, mengakibatkan gumoh, orang tua perlu memperhatikan pemberian ASI pada saat ini, menjaga postur kepala tetap tinggi dan kaki tetap rendah, serta setelah makan ASI mengembangkan kebiasaan bersendawa.
3. Atresia usus bawaan: Atresia usus bawaan adalah penyakit yang relatif umum terjadi pada bayi, selain sering gumoh juga akan disertai dengan kesulitan buang air besar, perut kembung dan aspek respon lainnya, biasanya memerlukan perawatan bedah.
Disarankan agar bayi berusia tujuh bulan yang terus meludah tanpa henti atau dengan gejala ketidaknyamanan lainnya, segera mendapatkan perhatian medis yang tepat waktu, perawatan aktif.