Diet Irritable Bowel Syndrome (IBS) harus menghindari makanan pedas, merangsang, berlemak tinggi, dan menghasilkan gas. Makanan yang dipilih haruslah makanan yang ringan, mudah dicerna dan kaya serat.
1. Hindari makanan pedas dan merangsang: seperti jahe, bawang putih, merica, cabai, mustard, lada, tembakau dan alkohol. Makanan-makanan ini akan merangsang makanan pencernaan, yang akan membuat kondisi menjadi lebih serius.
2. Hindari makanan berlemak tinggi: seperti daging yang direbus, makanan penutup, kacang-kacangan, jeroan hewan, cokelat, dan makanan lainnya, yang akan memperparah beban saluran pencernaan dan memperparah gejala seperti perut kembung.
3. Hindari makanan yang menghasilkan gas, seperti kacang kedelai, ubi jalar, kastanye, dan minuman berkarbonasi. Makanan penghasil gas yang masuk ke dalam saluran usus akan menyebabkan bakteri usus memecah gas dalam jumlah besar yang disebabkan oleh pelebaran usus, yang akan memicu penyakit.
Pada saat yang sama, makanan yang dikonsumsi haruslah makanan yang ringan, mudah dicerna, dan kaya serat. Misalnya, mie, roti kukus, sayuran, daging tanpa lemak, puding telur, bubur millet, bubuk akar teratai, dan sebagainya.
Jika ada sindrom iritasi usus besar, selain memperhatikan pola makan, juga dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit untuk perawatan medis, di bawah bimbingan dokter secara teratur.