Tujuan penyangga serviks adalah untuk membatasi pergerakan tulang belakang serviks dan melindunginya. Berapa lama Anda memakai penyangga serviks dalam sehari tergantung pada kondisi Anda dan tidak bisa disamaratakan. Jika penyangga serviks dikenakan untuk melindungi tulang belakang serviks dari cedera atau untuk mengurangi pergerakan tulang belakang serviks, biasanya tidak boleh dikenakan lebih dari satu jam. Jika penyangga serviks dikenakan untuk kondisi medis, durasinya akan tergantung pada penyebab kondisi tersebut. Dalam praktik klinis, umumnya diindikasikan untuk trauma tulang belakang servikal yang mengakibatkan kerusakan otot tulang belakang servikal, gangguan sendi kecil dan fraktur tulang belakang servikal. Untuk cedera ini, penyangga leher harus dipakai untuk jangka waktu yang lama dan umumnya direkomendasikan untuk dipakai selama 24 jam pada suatu waktu sampai cedera leher telah pulih sepenuhnya sebelum penyangga dilepas untuk imobilisasi. Untuk beberapa pasien, seperti cedera jaringan lunak pada leher dan ketegangan otot di leher dan kerah, umumnya direkomendasikan agar penyangga leher dikenakan saat bangun dan berjalan untuk melindungi dari kejengkelan cedera dan dapat dilepas saat beristirahat di tempat tidur. Dalam kasus fraktur serviks, dianjurkan agar penyangga serviks dikenakan setiap saat dan tidak dilepas bahkan ketika tidur di malam hari. Kesimpulannya, durasi imobilisasi penyangga serviks harus diputuskan secara komprehensif, tergantung pada kondisi spesifik dan harus dilakukan di bawah saran medis.