Apa yang harus saya lakukan jika tiba-tiba mengalami kram pada betis saya?

Kram mendadak pada betis secara klinis umumnya merujuk pada kejang otot betis, yang mungkin disebabkan oleh olahraga yang berlebihan atau karena kekurangan kalsium. Perawatannya meliputi fisioterapi, obat-obatan dan sebagainya.
1. Olahraga yang berlebihan: olahraga yang terlalu banyak dapat menyebabkan gejala kejang otot betis. Pasien pertama-tama harus menghentikan aktivitas, dan kedua, mereka dapat melakukan peregangan dan pemijatan terbalik pada area betis untuk meredakan kejang yang terus menerus.
2. Kekurangan kalsium: Kekurangan kalsium karena berbagai alasan juga dapat menyebabkan gejala kejang otot betis. Pasien yang kekurangan kalsium pertama-tama harus menghindari stimulasi lingkungan yang dingin dan lembab; kedua, mereka dapat mengonsumsi vitamin D oral, kalsium laktat, dan obat lain untuk menambah kalsium; pasien dengan kejang yang terus-menerus dapat mengonsumsi etilpiperidon hidroklorida, chlorzoxazone, dan obat lain untuk meringankan kondisi kejang yang terus-menerus.
Jika gejala kram betis pasien tidak berkurang, atau disertai dengan gejala lain, sebaiknya segera ke rumah sakit, untuk mengidentifikasi penyebab pengobatan yang ditargetkan. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri.