Pengobatan faringitis hiperplastik folikuler, yaitu faringitis hipertrofik kronis, meliputi pengangkatan penyebab penyakit, perawatan umum, pengobatan, fisioterapi, dan sebagainya.
1. Menghilangkan penyebab penyakit: mengobati radang kronis pada hidung dan nasofaring serta faringitis akut.
2. Perawatan umum: memperbaiki lingkungan hidup dan lingkungan kerja, seperti menghindari debu dan gas berbahaya, berhenti merokok dan alkohol, dan memperbaiki sembelit.
3. Perawatan obat: larutan boraks majemuk yang umum digunakan, larutan kumur furacilin untuk membersihkan rongga mulut, juga dapat digunakan tablet tenggorokan yodium, tablet tenggorokan peppermint, tablet Tylenchromycin, tablet krim semangka dan sebagainya. Kauterisasi kimiawi pada folikel limfoid dapat digunakan larutan perak nitrat 20% atau asam kromat.
4. Terapi fisik: sekarang lebih umum digunakan kauterisasi laser folikel limfoid di dinding posterior faring, yang tidak terlalu menyakitkan dan memiliki efek terapeutik yang lebih baik. Terapi frekuensi radio pada folikel limfoid juga dapat memberikan hasil yang baik. Terapi transdermal, penyinaran ultraviolet, terapi nebulisasi ultrasonik juga membantu dalam pengobatannya.
Pasien dengan faringitis hipertrofik kronis tidak boleh menggunakan obat sendiri, tetapi harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan menerima perawatan standar di bawah bimbingan dokter.