Apakah skizofrenia bersifat turun-temurun?

  Skizofrenia adalah penyakit mental serius yang paling umum, dengan kelainan dalam persepsi, pikiran, emosi dan perilaku. Penyakit ini paling sering dimulai pada orang dewasa muda dan menghabiskan biaya medis yang sangat besar setiap tahunnya. Penyebab skizofrenia adalah kompleks dan masih belum dipahami dengan baik.  Skizofrenia bersifat multifaktorial. Faktor genetik itu penting. Sekarang diyakini bahwa skizofrenia adalah gangguan poligenik yang kompleks. Insiden skizofrenia lebih dari 40 kali lebih tinggi pada anak-anak kembar identik atau pada anak-anak dari kedua orang tua yang menderita skizofrenia daripada anak-anak yang tidak memiliki faktor genetik. Skizofrenia bukanlah kelainan genetik gen tunggal, tetapi mungkin merupakan kombinasi dari beberapa gen mikro atau meso-efektif, dan dipengaruhi sebagian besar oleh faktor lingkungan.  Jadi, ada kecenderungan genetik yang jelas terhadap skizofrenia, tetapi bukan hanya genetika yang berperan dalam perkembangannya. Biasanya tidak mungkin untuk mengetahui pada saat lahir apakah seorang anak akan mengalami skizofrenia, dan timbulnya gejala sebagian besar antara usia 16-35 tahun, yang merupakan usia kejadian yang tinggi.  Singkatnya, skizofrenia membawa risiko genetik yang signifikan, tetapi bukan berarti bahwa anak-anak dari pasien skizofrenia akan mengalami skizofrenia, karena skizofrenia adalah penyakit mental multifaktorial, dan genetika hanyalah salah satu faktor penting.