Vaksin MMR kombinasi hidup yang dilemahkan adalah vaksin tiga kali untuk mencegah campak, gondong dan rubella, bayi berusia 8 bulan perlu memperhatikan gejala lokal dan sistemik dari vaksin MMR kombinasi hidup yang dilemahkan, makan makanan yang ringan, dan jika ada kelainan, konsultasikan dengan dokter tepat waktu.
1. Amati tempat penyuntikan: ruam merah dan benjolan keras dapat muncul di tempat penyuntikan, yang merupakan reaksi samping vaksin dan biasanya dapat mereda dengan sendirinya. Jika benjolan keras berukuran besar dan gejalanya tidak membaik selama lebih dari 3 hari, Anda harus segera pergi ke bagian pediatri rumah sakit untuk mendapatkan perawatan simtomatik.
2. Mengamati kondisi fisik: Setelah penyuntikan vaksin MMR yang digabungkan dengan vaksin hidup yang dilemahkan, amati apakah bayi mengalami demam, diare dan gejala lainnya, jika ada, perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu.
3. Penyesuaian pola makan: Setelah menerima vaksin MMR, bayi perlu minum lebih banyak air dan makan makanan yang ringan. Bagi ibu yang sedang menyusui, harus berhati-hati untuk tidak makan makanan dingin yang pedas, agar tidak mempengaruhi bayi.
Jika ada kelainan yang terjadi setelah pemberian vaksin MMR yang dilemahkan untuk bayi berusia 8 bulan, dianjurkan untuk segera mencari perawatan medis untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.