Apa itu ensefalopati hepatik?

  Ensefalopati hepatik adalah penyakit gangguan fungsi otak yang reversibel, yang terjadi akibat gagal hati akut dan kronis, dan peningkatan substansial dalam amonia darah setelah sirkulasi portal oleh shunt portal, dan umumnya terlihat pada kasus sirosis lanjut, kanker hati stadium lanjut, hepatitis berat, atau hipertensi portal.  Manifestasi klinis utama ensefalopati hepatik adalah gangguan kesadaran, gangguan perilaku dan koma, dan ini merupakan kondisi kesehatan yang serius dan mengancam jiwa. Karena penyebab yang mendasari ensefalopati hepatik bervariasi, begitu juga faktor predisposisi dan manifestasi klinisnya. Biasanya ada perubahan dalam kepribadian dan perilaku. Pasien mungkin mengalami penyakit kuning, kecenderungan perdarahan, bau busuk yang khas dari napas yang dihembuskan dan tremor yang bergetar, dan tes fungsi hati menunjukkan perubahan yang sangat terganggu. Seiring dengan perkembangan penyakit ini, beberapa pasien mengalami komplikasi serius seperti sindrom hati dan ginjal, edema serebral dan kerusakan pada organ utama seperti jantung, ginjal dan paru-paru, yang dapat menyebabkan gejala parah seperti hipokalemia, hematuria, gagal napas dan koma.  Faktor predisposisi untuk ensefalopati hepatik meliputi perdarahan saluran cerna bagian atas, diet tinggi protein, diuresis kalium masif, keluarnya cairan asites, dan penggunaan berbagai obat sedatif dan anestesi. Konstipasi, uremia dan infeksi adalah penyebab ensefalopati hepatik.  Kesimpulannya, penyebab ensefalopati hepatik bervariasi dan pasien harus menyadari bahwa perlindungan hati adalah kunci untuk pengobatan.