Apa yang harus saya makan jika saya menderita kanker payudara? 5 makanan yang sangat direkomendasikan untuk Anda

Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pasien kanker payudara yang tinggi Tingkat kelangsungan hidup kanker payudara sebenarnya cukup baik di antara semua jenis kanker, menurut statistik, tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pasien stadium 1 mencapai 95,7%, dan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pasien stadium 3 masih mencapai 72,3%. Oleh karena itu, pasien kanker payudara dapat terus menjalani kehidupan normal selama mereka tidak berada pada stadium 4 (tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sebesar 25,7%). Apa yang harus diperhatikan oleh pasien kanker payudara? Bagi pasien kanker payudara, selain perawatan harian dan perlindungan lengan pada sisi yang terkena kanker payudara, menghindari mengangkat beban berat, menjaga sirkulasi darah di lengan tetap lancar dan menghindari kerusakan kulit dan infeksi, pilihan makanan juga sangat penting. Pasien kanker payudara mungkin menderita regenerasi sumsum tulang yang buruk selama kemoterapi, terutama penurunan sel darah putih, untuk mencegah gejala ini, pasien harus menambah makanan berprotein tinggi selama kemoterapi, yang ringan dan bergizi tinggi, dan mereka dapat makan dalam jumlah kecil untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pasien kanker payudara dapat mengonsumsi lebih banyak dari 5 jenis makanan berikut ini untuk membantu melawan sel kanker dan memperkuat fungsi tubuh. Sayuran silangan, seperti kembang kol, kubis, kangkung, sawi, sawi hijau, sawi putih, lobak putih, wortel, dll. Kembang kol juga dikenal sebagai “sayuran penangkal kanker”, yang kaya akan sulforaphane, yang mengubah estrogen pemicu kanker menjadi hormon yang lebih protektif untuk membantu melawan kanker payudara. Menurut temuan penelitian, kangkung peluk dapat mematikan gen yang mempengaruhi perkembangan kanker payudara, pengobatan kanker payudara invasif. Kedua, ikan yang kaya akan asam lemak omega-3: seperti ikan kod, salmon, tuna, makarel dan herring serta ikan laut dalam lainnya. Wanita di Jepang, Korea, dan Islandia Nordik memiliki insiden kanker payudara yang lebih rendah, yang telah ditemukan berkaitan erat dengan fakta bahwa penduduk setempat gemar makan ikan laut dalam. Ikan mengandung asam amino esensial dan asam lemak omega-3 yang dapat menghambat pembentukan sel kanker, mencegah sel kanker berkembang biak, jika Anda makan ikan dua kali seminggu, dapat mengurangi tingkat kekambuhan kanker payudara. Ketiga, tanaman bawang: sebuah penelitian besar di Eropa menemukan bahwa sejumlah besar bawang merah, bawang putih, daun bawang, daun bawang, dapat mengurangi kanker mulut, kanker kerongkongan, kanker kolorektal, kanker faring, kanker payudara, kanker ovarium dan kanker kelenjar prostat, mengurangi besarnya hingga 55-85%. Makanan yang kaya akan vitamin A, B, C dan E: Vitamin A dapat mencegah dan menghambat perkembangbiakan sel kanker, yang sangat penting untuk pencegahan kanker saluran cerna dan prostat; vitamin B kompleks dapat menghambat pembentukan sel kanker; vitamin C dapat mengurangi pengumpulan nitrosamin karsinogenik di dalam tubuh, yang dapat sangat mengurangi timbulnya kanker esofagus dan lambung; dan vitamin E memiliki efek antioksidan yang sangat kuat. Vitamin E memiliki efek antioksidan yang kuat. Makanan seperti sayuran berwarna gelap, buah-buahan, gandum, dan jeroan hewan kaya akan vitamin. Herbal dan rempah-rempah: Misalnya, kunyit, jahe, serta herbal dan rempah-rempah sehat lainnya mengandung sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat yang menghambat pertumbuhan sel tumor dan menghambat enzim yang mengaktifkan karsinogen.