Pada umumnya, diet tidak mempengaruhi hasil tes koagulasi, sehingga puasa tidak diperlukan untuk memeriksa fungsi koagulasi.
Indikator fungsi koagulasi biasanya mencakup empat indikator dasar: waktu protrombin (PT), waktu tromboplastin parsial teraktivasi (APTT), waktu fibrinogen dan protrombin (TT), yang biasanya tidak terpengaruh oleh makanan dan minuman, tetapi dapat terpengaruh oleh faktor-faktor seperti obat-obatan, sehingga tidak wajib berpuasa untuk tes ini, tetapi tidak ada obat yang relevan yang harus diminum sebelum tes.
Dalam kasus pemeriksaan rawat inap, perawat dapat mengambil sampel dari semua tes sekaligus pada waktu yang tetap, yang akan mencakup tes puasa lainnya. Dalam hal ini, saran medis harus diikuti dengan ketat untuk mempertahankan kondisi puasa sebelum tes darah diambil, agar tidak mempengaruhi hasil tes lainnya.
Sebagai kesimpulan, sebelum melakukan pemeriksaan klinis, tenaga kesehatan yang relevan dapat dikonsultasikan terlebih dahulu dan tindakan pencegahan yang relevan harus diikuti dengan ketat.