Alasan untuk melakukan elektrokardiogram (EKG) rawat jalan 24 jam sebelum operasi fibrilasi atrium adalah untuk memperjelas sifat fibrilasi atrium, frekuensi episode, dan durasi episode.
EKG 24 jam dapat memahami aktivitas listrik pasien dalam waktu 24 jam. Untuk pasien dengan fibrilasi atrium, dapat memahami apakah frekuensi fibrilasi atrium sesekali atau sering, apakah durasi serangan dalam hitungan menit atau jam, dan apakah dikombinasikan dengan aritmia jantung lainnya seperti atrial flutter, dll. Kebutuhan pembedahan dan kemanjuran pembedahan yang diharapkan dapat dinilai melalui tes ini, dan keputusan pembedahan dapat diambil dengan menggabungkan dengan tes tambahan lainnya. Tes ini dapat digunakan untuk menilai kebutuhan pembedahan dan hasil yang diharapkan dari pasien, dan dikombinasikan dengan tes tambahan lainnya, untuk memutuskan apakah akan dilakukan pembedahan.
Sebelum operasi fibrilasi atrium, selain elektrokardiogram dinamis, juga perlu dilakukan pemeriksaan darah rutin, biokimia darah, fungsi koagulasi, rangkaian penyakit menular, radiografi dada, USG jantung, dan lain-lain, agar dapat memahami situasi pasien secara menyeluruh dan menilai risiko pembedahan untuk menentukan apakah operasi tersebut sesuai atau tidak.