Tidak jarang anak kecil mengalami demam di siang hari dan demam di malam hari. Pertama, tubuh lebih aktif di siang hari dan lebih tahan terhadap virus dan bakteri, sehingga lebih kecil kemungkinannya untuk menyebabkan demam. Namun, pada malam hari tubuh kurang aktif dan cenderung beristirahat, sehingga lebih mudah terjadi demam. Suhu tubuh juga sedikit lebih tinggi pada malam hari daripada siang hari dan peningkatan suhu yang ringan dapat dengan mudah berubah menjadi demam. Untuk mengobati demam dan mengurangi peradangan, penyebab demam perlu diidentifikasi, misalnya, infeksi virus perlu diobati dengan obat antivirus dan infeksi bakteri perlu diobati dengan antibiotik. Jika suhu demam sangat tinggi, di atas 38,5°C, masih perlu untuk mengobati demam dengan suspensi ibuprofen dan suspensi asetaminofen juga lebih efektif.