Tidak ada konsep ilmiah mengenai tahap awal dan akhir leukemia akut, dan setelah didiagnosis, leukemia akut harus ditangani di bawah bimbingan dokter. Leukemia akut adalah penyakit klonal ganas di mana sejumlah besar sel primitif dalam sumsum tulang berkembang biak secara tidak normal dan fungsi hematopoietik yang normal terhambat. Gejala klinis awal pada beberapa pasien tidak jelas, dan mungkin termasuk kelemahan, demam, kurang nafsu makan, pusing, tinitus, palpitasi (detak jantung yang cepat, sering disertai kepanikan), pucat, dan petekie pada kulit. Jika pasien merasa tidak enak badan, mereka harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu untuk mendeteksi leukemia akut pada tahap awal. Gejala awal biasanya tidak khas, dan beberapa pasien yang hanya merasa tidak nyaman tidak pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk melakukan pemeriksaan, dan menunggu sampai terjadi anemia, infeksi, dan perdarahan serius sebelum mencari pertolongan medis, padahal kondisinya mungkin sudah semakin memburuk, dan sangat mudah bagi nyawa untuk terancam karena komplikasi serius. Oleh karena itu, ketika gejala seperti demam, pendarahan dan infeksi terjadi, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu dan menerima perawatan di bawah bimbingan dokter.