Bau urin pada tubuh dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk, tetapi juga dapat disebabkan oleh fistula vesikovaginal, inkontinensia stres, dan faktor patologis lainnya.
1. Kebiasaan buruk: jika Anda tidak menyeka tepat waktu setelah buang air kecil atau tidak mengganti celana dalam, urin yang tidak diseka akan tertinggal di celana dalam Anda, dan jika Anda tidak mengganti celana dalam dalam waktu yang lama, residu urin akan meningkat dan menyebabkan bau urin pada tubuh Anda.
2. Fistula vesikovaginal: Jika disebabkan oleh trauma, cedera saat melahirkan, operasi ginekologi, dan saluran abnormal lainnya antara vagina dan kandung kemih, yang mengakibatkan kebocoran vagina yang tidak disengaja atau buang air kecil yang tidak terkendali dapat menjadi fistula vesikovaginal, yang menyebabkan tubuh berbau urin.
3. Inkontinensia urin akibat stres: kegagalan organ sistemik, kehamilan, persalinan, kekurangan estrogen, obesitas dan faktor lainnya menyebabkan inkontinensia urin akibat stres yang disebabkan oleh keluarnya urin secara tidak disengaja, yang mengakibatkan bau urin pada tubuh.
Hal-hal di atas hanyalah beberapa penyebab umum. Bau urin harus konsultasi tepat waktu, ikuti instruksi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, dengan bantuan dokter untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan menerima perawatan yang ditargetkan.