Apa yang harus saya lakukan jika anak saya menderita strabismus?

  Strabismus, juga dikenal sebagai “mata juling”, adalah masalah umum. Banyak orang tua memiliki kesalahpahaman bahwa strabismus hanya mempengaruhi penampilan anak dan akan membaik ketika anak tumbuh dewasa. Ini sebenarnya salah. Strabismus dapat menyebabkan penyakit mata lainnya, seperti ambliopia, yang dapat memengaruhi fungsi visual normal anak dan mencegahnya memiliki penglihatan stereoskopik, sehingga membatasi pilihan sekolah dan karier anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menangkap strabismus anak mereka pada waktu yang tepat setelah ditemukan. Diagnosis dan pengobatan dini sangat penting, karena hal ini bisa membuat anak Anda menyesal seumur hidup.  Apa yang harus saya lakukan jika anak saya menderita strabismus?  Tergantung pada jenis strabismus, dapat dibagi menjadi perawatan bedah dan non-bedah.  Perawatan bedah melibatkan pembedahan untuk menyesuaikan kekuatan otot mata eksternal dan posisi titik-titik perlekatan untuk menormalkan posisi mata. Sebagian besar strabismus internal kongenital dan strabismus ke atas dan ke bawah memerlukan perawatan bedah, sementara strabismus yang tidak disesuaikan dengan tingkat kemiringan yang tinggi biasanya memerlukan koreksi bedah.  2. Tidak semua strabismus memerlukan pembedahan. Jika strabismus sedang, dapat dikoreksi dengan kacamata rabun dekat atau bifokal yang sesuai. Selain itu, pelatihan koreksi aksial dapat digunakan untuk membantu memulihkan monovision pada kedua mata dan meningkatkan kemampuan untuk membaurkan gambar.  Jika tidak, pembedahan kemungkinan akan gagal. Ketika anak berusia sekolah, opsi pemendekan pengangkatan kelopak mata atas atau koreksi flap frontal dapat dipilih.