Fokus infark serebral kavernosa di daerah ganglia basal di kedua sisi umumnya kurang berbahaya. Fokus infark serebral kavernosa mengacu pada terbatasnya cakupan suplai darah pada cabang perforasi arteri kecil yang dalam, ketika cabang perforasi yang dalam tampak mengeras dan tersumbat, maka akan menyebabkan iskemia dan nekrosis pada jaringan otak kecil, membentuk fokus infark kavernosa, yang umumnya jarang menimbulkan gejala klinis. Namun, adanya fokus infark serebral lakunar di daerah ganglia basal di kedua sisi menunjukkan adanya aterosklerosis di arteri kecil pasien, yang harus dicegah untuk menghindari peningkatan jumlah fokus infark serebral lakunar dan pembentukan kondisi lakunar. Pasien harus mengontrol hipertensi, diabetes melitus dan faktor risiko lainnya secara ketat, dan harus mengonsumsi aspirin oral untuk mencegah agregasi trombosit, untuk menghindari pembentukan infark serebral multipel. Jika keadaan lacunar terbentuk, pasien akan mengalami penundaan bepergian dan penurunan kognitif, yang sering kali membawa banyak dampak buruk pada kehidupan keluarga pasien dan menjadi beban keuangan.