Konsumsi kacang panjang dalam jumlah sedang umumnya tidak membahayakan fungsi ginjal, sebaliknya, kacang panjang dapat menyediakan karbohidrat, protein, dan nutrisi lainnya bagi tubuh, karena tubuh manusia memiliki nilai gizi tertentu. Kacang panjang adalah makanan yang relatif umum, mengandung nutrisi utama termasuk karbohidrat, protein, serat kasar, flavonoid, kolin dan asam folat. Kandungan karbohidratnya tinggi, 61,5 g / 100 g, sehingga konsumsi kacang panjang dalam jumlah sedang dapat memberikan energi dan nutrisi yang cukup bagi tubuh. Kacang fava sendiri memiliki nilai gizi yang tinggi, konsumsi moderat organisme manusia normal tidak akan menyebabkan kerusakan, tetapi untuk defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase pada populasi tertentu, konsumsi kacang fava dapat menyebabkan anemia hemolitik, sehingga orang banyak tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya. Masyarakat umum juga harus berhati-hati saat mengonsumsi, konsumsi dalam jumlah besar dalam satu kali konsumsi juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan.