Apa saja tes fungsi ginjal?

Tes fungsi ginjal, jika didefinisikan secara sempit, adalah tes darah untuk memeriksa fungsi ginjal, yang sering kali mencakup kreatinin darah, nitrogen urea, asam urat, mikroglobulin, protein total, albumin, dan tes lainnya. Tes pertama adalah tes urin, yang dapat dilakukan untuk menentukan apakah ada darah atau protein yang tersembunyi dalam urin, yang sering mengindikasikan adanya glomerulonefritis. Tes kedua adalah tes darah, yaitu kreatinin darah, nitrogen urea, asam urat, dan sebagainya. Ketiga, tes pencitraan, termasuk USG kedua ginjal dan CT kedua ginjal, dapat dilakukan. Terakhir, kuantifikasi UP 24 jam dapat diperoleh dan klirens kreatinin endogen dapat diselesaikan melalui perhitungan rumus.