Sirkulasi darah yang buruk di otak, yang juga dikenal sebagai hipoperfusi serebral, dapat menyebabkan gejala klinis seperti pusing, pandangan berputar, mual, muntah, dan berjalan goyah. Untuk meningkatkan sirkulasi, obat oral atau intravena dapat diberikan untuk meningkatkan sirkulasi, dan penghambat agregasi trombosit seperti aspirin oral dapat diberikan. Selain penanganan gejala di atas, penanganan klinis juga harus didasarkan pada penyebab yang mendasari insufisiensi otak, yaitu aterosklerosis. Faktor risiko aterosklerosis meliputi hipertensi, diabetes, dislipidemia, hiperhomosisteinemia, merokok, konsumsi alkohol, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, dan usia. Cara untuk meningkatkan sirkulasi otak adalah dengan mengontrol tekanan darah, gula darah dan lipid agar sesuai standar, berhenti merokok, berhenti minum alkohol, mengontrol berat badan dan berolahraga dengan benar.