Pembedahan untuk pembesaran prostat pada lansia diperlukan bila terdapat gejala obstruksi atau komplikasi yang jelas dan perlu dilakukan sesuai anjuran dokter.
Hiperplasia prostat adalah penyakit jinak yang paling umum yang menyebabkan obstruksi saluran kemih pada pria lanjut usia. Ketika pria lanjut usia memiliki gejala kesulitan buang air kecil, kombinasi riwayat medis, USG, dan palpasi dubur dapat membantu dalam diagnosis. Bagi mereka yang bergejala, mereka dapat diberi obat seperti Teraprezine dan Finasteride terlebih dahulu sesuai dengan resep dokter, tetapi ketika gejalanya parah, obstruksi terlihat jelas, atau ada komplikasi, maka perlu dilakukan pembedahan.
Hiperplasia prostat perlu ditangani sesuai dengan gejalanya, tingkat obstruksi dan apakah dikombinasikan dengan komplikasi, dll., dan pengobatan harus dipilih di bawah bimbingan dokter. Bila ada indikasi pembedahan, reseksi transuretra prostat dapat dilakukan, dll. Setelah operasi, perlu memperhatikan istirahat yang cukup, makan makanan yang ringan, menjaga perineum tetap bersih dan kering, dan mengikuti petunjuk dokter untuk memeriksakan diri tepat waktu.