Folikel sudah cukup matang untuk dilepaskan dengan sendirinya dan umumnya tidak memerlukan olahraga untuk mendorong pelepasannya, dan tidak ada penelitian yang mengonfirmasi bahwa olahraga dapat mendorong pelepasan sel telur.
Folikel normal dapat dilepaskan dengan sendirinya ketika sudah matang dan tidak perlu mendorong pelepasannya dengan cara khusus. Olahraga berat juga tidak dianjurkan selama pematangan folikel, karena dapat menyebabkan korpus luteum pecah, yang mengakibatkan sakit perut yang parah dan gejala yang mengancam jiwa lainnya.
Pembentukan dan pengeluaran sel telur adalah proses fisiologis alami yang biasanya tidak memerlukan intervensi buatan. Jika ketidakmatangan sel telur disebabkan oleh penyakit yang mencegahnya untuk dikeluarkan, maka dapat diobati dengan obat setelah didiagnosis oleh dokter di rumah sakit. Bagi mereka yang memiliki persyaratan kesuburan, meningkatkan jumlah hubungan seksual dalam waktu 24-48 jam setelah folikel matang akan membantu meningkatkan peluang keberhasilan pembuahan.
Wanita disarankan untuk berolahraga secukupnya, melakukan pemanasan dengan baik sebelum berolahraga, dan menjaga hidrasi setelah berolahraga.