Umumnya anak-anak dengan androgen rendah cenderung memiliki gejala klinis berikut ini. Pertama, berkurangnya rambut ketiak dan kemaluan, karena pertumbuhan rambut ketiak dan kemaluan anak terutama dipengaruhi oleh androgen, terutama pada masa pubertas, saat anak mulai memproduksi rambut ketiak dan kemaluan. Jika androgen terlalu sedikit, pertumbuhan rambut ketiak dan kemaluan cenderung lebih mundur atau jarang. Kedua, ketajaman suara, karena setelah produksi androgen, anak-anak akan mengalami perubahan suara, terutama untuk anak laki-laki. Anak-anak dengan androgen rendah akan mengalami gangguan perubahan suara, dan setelah pubertas, suara mereka akan mirip dengan suara anak-anak. Oleh karena itu, jika anak-anak memiliki androgen rendah, mereka harus diobati dengan testosteron pada waktu yang tepat.