Bagaimana cara menghilangkan jerawat saat menstruasi

Jerawat secara medis dikenal sebagai jerawat, dan munculnya jerawat saat menstruasi biasanya dapat diobati dengan obat topikal dan oral. Sebelum periode menstruasi seorang wanita, kadar hormon estrogen dan progesteron menurun, sedangkan kadar hormon androgen relatif tinggi, yang akan merangsang kelenjar sebasea untuk mengeluarkan sebum dalam jumlah besar, yang dengan mudah terakumulasi di bawah kulit bersama dengan jaringan kulit yang luruh, sehingga membentuk jerawat, yang bermanifestasi sebagai munculnya jerawat, bintil-bintil, dan jerawat di permukaan kulit. 1. Pengobatan topikal: Krim Vitamin A topikal, benzoil peroksida dan obat lain dapat digunakan secara topikal, bersama dengan krim eritromisin topikal, krim klindamisin dan sebagainya, untuk pasien dengan gejala yang lebih ringan. 2. Obat oral: Untuk pasien dengan gejala yang parah, selain obat yang dioleskan secara eksternal, obat oral seperti isotretinoin dapat digunakan, dan antibiotik seperti kapsul roxithromycin dan kapsul doksisiklin hidroklorida juga dapat dikonsumsi secara oral. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari pengobatan sendiri. Disarankan agar jerawat yang terjadi selama menstruasi harus diobati tepat waktu, dan perhatian setiap hari harus diberikan untuk menghindari menggaruk dan memencet area yang terkena, yang dapat dengan mudah merusak kulit dan infeksi bakteri sekunder, sehingga memperparah gejalanya.