Karsinoma hepatoseluler membutuhkan waktu lama untuk terbentuk, dan tidak ada penelitian yang menunjukkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk terbentuk. Pembentukan karsinoma hepatoseluler sering kali membutuhkan proses yang panjang, dan sebagian besar karsinoma hepatoseluler dalam negeri dikaitkan dengan virus hepatitis. Biasanya terdapat proses perkembangan dari hepatitis virus kronis-fibrosis hati-sirosis-karsinoma hepatoseluler, sehingga membutuhkan waktu perkembangan yang lama. Namun, tidak ada penelitian yang menggambarkan proses perkembangan tersebut, dan pasien dengan hepatitis dan sirosis tidak selalu mengembangkan karsinoma hepatoseluler. Tidak ada penelitian mengenai waktu dari onset dan perkembangan hingga terdeteksinya kanker hati, dan sebagian besar pasien ditangani secara agresif saat didiagnosis. Etiologi karsinoma hepatoseluler tidak sepenuhnya jelas. Hepatitis B kronis dan sirosis merupakan penyebab penting perkembangannya, dan sebagian besar pasien karsinoma hepatoseluler akan mengalami dua tahap penyakit di atas. Aflatoksin, merokok, alkoholisme, faktor keturunan dan kekurangan mikronutrien dapat menjadi faktor risiko penting untuk kanker hati. Di Tiongkok, kelompok berisiko tinggi terkena kanker hati terutama mencakup orang dengan infeksi virus hepatitis B dan/atau virus hepatitis C, konsumsi alkohol berlebihan, steatohepatitis non-alkohol, sirosis yang disebabkan oleh sebab lain, dan orang dengan riwayat keluarga dengan kanker hati, terutama pria berusia 40-an. Jika salah satu dari kelainan di atas terjadi atau dicurigai menderita kanker hati, disarankan untuk pergi ke rumah sakit secara teratur untuk mengevaluasi kondisi dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan agar tidak menunda kondisi.