Sindrom ovarium polikistik adalah kelainan endokrin ginekologi yang umum dengan peluang 70%-90% untuk disembuhkan, tergantung pada tujuan penyembuhannya. Sebagai contoh, jika seorang wanita mengalami gangguan menstruasi, mengalami ovulasi sporadis atau tidak berovulasi dan berencana untuk hamil, maka penting untuk meningkatkan ovulasi, mempertahankan siklus menstruasi normal dan meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan. Jika tidak terjadi pembuahan, penting untuk memonitor ketebalan endometrium secara ketat untuk menghindari hiperplasia atipikal atau hiperplasia ganas, dan jika terdapat resistensi insulin, fokus utamanya adalah pengendalian berat badan dan pemantauan gula darah.