Efek samping tablet glutathione umumnya kecil dan dapat hilang setelah menghentikan obat. Efek samping yang umum termasuk reaksi alergi seperti ruam kulit, reaksi gastrointestinal seperti kehilangan nafsu makan, mual, muntah dan nyeri epigastrium, serta tekanan darah rendah, penurunan atau peningkatan denyut jantung, dan palpitasi (detak jantung yang cepat, sering kali disertai kepanikan). Tablet glutathione digunakan sebagai pengobatan tambahan untuk penyakit hati kronis, termasuk kerusakan hati yang disebabkan oleh virus, toksisitas obat, dan toksisitas alkohol. Ini merupakan kontraindikasi bagi mereka yang alergi terhadap obat, anak-anak di bawah usia 18 tahun, pasien hamil dan menyusui. Pada pasien yang lebih tua, dosis obat harus dikurangi setengahnya, dan tekanan darah serta detak jantung harus diawasi secara ketat selama pemberian. Perlu juga dicatat bahwa karena interaksi obat, produk ini tidak boleh dicampur dengan vitamin B12, vitamin K3 menaquinone, kalsium pantotenat, orotate, antihistamin, sulfonamid dan tetrasiklin. Tablet glutathione harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter dan tidak boleh dikonsumsi sendiri.