Gejala-gejala panas lembap pada wanita terutama bersifat fisik dan psikologis, dengan manifestasi sebagai berikut. Wanita dengan konstitusi lembab-panas sering mengalami gejala berikut: 1. Karena berkumpulnya lembab-panas di tubuh, wajah memanifestasikan dirinya sebagai kulit berminyak, kusam dan kekuningan. Pada saat yang sama, mulut akan terasa pahit dan denyut nadi menjadi licin; 2. Sebagian besar penderita bertubuh gemuk atau kurus, dengan bentuk tubuh yang tidak rata; 3. Bibir dan lidah berwarna lebih merah, tetapi gigi dan lidah berwarna kuning, sedangkan gusi juga berwarna merah; 4. Sering timbul bau mulut, mulut kering, dan bau keringat serta bau badan yang menyengat; 5. Kepribadian lebih mudah tersinggung, mudah terpancing oleh hal-hal yang sepele; 6. Penderita panas lembab lebih sering mengalami mandi air panas, berjerawat, atau sakit kuning; 7. Penderita panas lembab lebih sering mengalami sakit kepala, sakit tenggorokan, dan sakit perut; 8. Penderita panas lembab lebih sering mengalami sakit kepala, sakit tenggorokan, dan sakit perut; 9. Penderita panas lembab lebih sering mengalami sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit perut, dan sakit perut 7. Tubuh menjadi kurang mampu bertahan di lingkungan yang panas dan lembab, terutama di akhir musim panas dan awal musim gugur; 8. Menurut survei, orang dengan tubuh yang panas dan lembab lebih mudah terserang penyakit, sering mengalami kerontokan rambut, jerawat, infeksi kandung kemih, disbiosis, uretritis, infeksi saluran kemih, dan sebagainya. Selain itu, orang dengan tubuh yang lembap dan panas lebih mungkin menderita sakit tubuh atau sakit punggung. Selain itu, terkadang pasien mungkin mengalami demam dan terkadang keputihan yang tidak normal. Wanita dengan konstitusi lembab-panas harus mencari nasihat medis dari praktisi pengobatan Tiongkok.