Jika alat kelamin terasa gatal, maka kemungkinan penyebabnya adalah: pertama, alergi lokal atau sistemik, seperti yang disebabkan oleh kontak dengan alergen atau obat oral. Selain alat kelamin yang gatal, mungkin juga terdapat ruam merah atau perubahan seperti ruam pada alat kelamin. Pada kasus gatal yang parah, pasien dapat menggaruk dengan tangan dan menimbulkan bercak darah atau perdarahan lokal. Gejala-gejala tersebut dapat dengan cepat diredakan dengan menghentikan paparan terhadap alergen yang bersangkutan dan dengan mengonsumsi obat anti alergi. Kedua, gatal yang terlokalisasi dapat terjadi ketika ada infeksi jamur, karena alat kelamin eksternal tersembunyi di daerah perineum, berventilasi buruk atau sering lembab, atau tidak cukup bersih untuk dikolonisasi dengan bakteri atau jamur seperti jamur mirip ragi. Gatal dapat terjadi sebagai akibat dari peningkatan virulensi bakteri, kebersihan lokal yang tidak memadai dan peningkatan kolonisasi bakteri. Hal ini dapat disertai dengan keluarnya cairan seperti susu atau keju, atau ruam lokal atau kulit yang mengelupas. Tes patogen diperlukan untuk memastikan diagnosis dan pengobatan dengan pembersihan atau obat topikal diindikasikan.