Pasien gagal ginjal dapat memakan sebagian besar sayuran seperti labu musim dingin, okra, cukini, labu, mentimun, kubis, sawi, bok choy dan sebagainya, tetapi sayuran berkalium tinggi tertentu perlu dibatasi, seperti kacang kedelai, kacang polong, bayam, sayuran bayi, pare, jamur portobello, dan sebagainya.
Karena penurunan kemampuan mengeluarkan ion kalium pada pasien gagal ginjal, sayuran tinggi kalium tertentu perlu dibatasi konsumsinya, seperti kacang kedelai, kacang polong, bayam, baby vegetables, pare, jamur portobello, jamur kering, jamur putih, bayam, dan sebagainya. Saat mengonsumsi sayuran tinggi kalium, rendam sayuran dalam air atau rebus dalam air panas untuk dikonsumsi, karena teknik ini dapat menghilangkan sebagian ion kalium dari makanan.
Sayuran rendah kalium lainnya, seperti labu musim dingin, okra, cukini, labu, melon, rumput laut, mentimun, kubis, sawi, dan lain-lain, dapat dikonsumsi tanpa khawatir. Namun, pasien gagal ginjal dianjurkan untuk menjalani diet protein berkualitas tinggi, dan mereka harus mengonsumsi makanan dalam jumlah sedang seperti daging, telur, dan susu untuk memastikan pasokan nutrisi.
Pasien gagal ginjal dianjurkan untuk mengunjungi rumah sakit secara teratur tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk mengatur pengobatan dan diet yang wajar.