Karakteristik pria dengan estrogen yang berlebihan terutama mencakup perubahan feminitas, hipogonadisme, gangguan endokrin, dan sebagainya.
1. Feminisasi: sekresi estrogen yang berlebihan pada tubuh pria menyebabkan munculnya ciri-ciri feminin, seperti perkembangan payudara, berkurangnya bulu tubuh, dan kulit yang halus.
2. Hipogonadisme: Peningkatan sekresi estrogen dalam tubuh akan memusuhi androgen, yang memengaruhi fungsi seksual, yang mengakibatkan gejala seperti hipogonadisme dan disfungsi ereksi.
3. Gangguan endokrin: pasien pria dengan androgen yang tinggi secara abnormal dalam tubuh, mengakibatkan gangguan endokrin, pasien akan mengalami kelelahan, relaksasi otot, peningkatan gula darah dan gejala lainnya.
Pria dengan kelebihan estrogen harus terlebih dahulu mengklarifikasi penyebab peningkatan estrogen di bawah diagnosis dan pengobatan spesialis, dan melakukan perbaikan sesuai dengan penyebab penyakit. Kelebihan estrogen pada pria dapat disebabkan oleh penyakit hati, hipertiroidisme, dan faktor fisiologis. Tergantung pada penyebabnya, ada beberapa metode pengobatan yang berbeda.
Jika pasien pria menunjukkan tanda-tanda kelebihan estrogen, disarankan untuk pergi ke rumah sakit secara teratur tepat waktu untuk menghindari penundaan kondisinya.