Mimpi adalah fenomena normal dari aktivitas fisiologis dan psikologis manusia. Mimpi dibentuk oleh berbagai rangsangan lingkungan internal dan eksternal selama tidur, bersama dengan beberapa jejak memori dari kehidupan biasa. Mimpi adalah perpanjangan dari pikiran dan tindakan di siang hari, yaitu “ketika Anda memikirkan sesuatu, Anda memimpikannya di malam hari”. Mimpi memiliki fungsi melepaskan stres dan dapat menjaga keseimbangan psikologis. Beberapa mimpi adalah pemenuhan keinginan dan kita bisa mendapatkan kesenangan dari mimpi tersebut yang tidak bisa kita dapatkan dalam kenyataan. Inilah sebabnya mengapa mengalami mimpi tidak selalu berarti bahwa Anda menderita neurosis.