Melatonin dapat dikonsumsi oleh lansia karena sekresi melatonin secara bertahap menurun seiring bertambahnya usia. Seiring dengan menurunnya sekresi melatonin, lansia juga akan menunjukkan penurunan kualitas tidur dan penurunan daya ingat secara bertahap. Oleh karena itu, jika lansia memiliki masalah dengan tidur dan daya ingat, mereka dapat mengonsumsi suplemen melatonin eksogen. Penting juga bagi lansia untuk tidak mengonsumsi melatonin sekaligus, tetapi memantau fungsi hati dan fungsi ginjal secara teratur selama periode ini. Jika seorang lansia memiliki gangguan tidur dan melatonin oral tidak efektif, ia dapat mengonsumsi obat-obatan Cina atau obat tidur penenang di bawah bimbingan dokter. Lansia harus berhati-hati untuk mengamati kelegaan gejala mereka selama melatonin oral, dan tidak mempercayai produk kesehatan. Seiring bertambahnya usia, arteriosklerosis dapat terjadi dan pemeriksaan pembuluh darah secara teratur diperlukan.