Jagung di dalam tinja dapat disebabkan oleh alasan fisiologis seperti serat yang terkandung di dalam jagung atau alasan patologis seperti sindrom iritasi usus besar dan gangguan pencernaan.
1. Alasan fisiologis: jagung yang kaya akan serat dapat meningkatkan gerak peristaltik saluran cerna, jagung yang mengandung serat masuk ke dalam tubuh, dan belum dikunyah, ada kemungkinan terdapat jagung di dalam tinja.
2. Sindrom iritasi usus besar: saluran usus dalam keadaan sangat sensitif, setelah makan akan merangsang saluran pencernaan untuk mempercepat gerak peristaltik, jagung belum sepenuhnya dicerna dan diserap ke dalam usus besar, bercampur dalam tinja, ada jagung di dalam tinja.
3. Gangguan pencernaan: ketika enzim pencernaan di saluran pencernaan berkurang secara signifikan, bakteri di usus besar tumbuh, dan makanan disimpan di saluran pencernaan dalam jumlah besar, sehingga sulit untuk mencerna jagung sepenuhnya, yang menyebabkan jagung di dalam tinja.
Penyebabnya tidak dapat ditentukan secara akurat hanya berdasarkan jagung dalam tinja, tetapi juga perlu dikombinasikan dengan karakteristik riwayat medis dan hasil tes lainnya untuk membuat penilaian yang akurat. Disarankan untuk mengklarifikasi penyebab penyakit di bawah bimbingan dokter sebelum menangani atau mengobati penyakit.