Pria dewasa biasanya mengonsumsi sekitar 1500 hingga 2500 kalori sehari, konsumsi spesifik dari luas permukaan tubuh, tipe tubuh, jenis kelamin, endokrin, lingkungan, aktivitas fisik dan penyakit, serta faktor lainnya. 1. Luas permukaan tubuh dan tipe tubuh: konsumsi energi metabolisme basal pada dasarnya sebanding dengan luas permukaan tubuh; kedua, metabolisme basal orang yang tinggi dan kurus lebih tinggi daripada orang yang pendek dan gemuk. 2. Jenis kelamin: Konsumsi energi metabolisme basal sekitar 5% hingga 10% lebih tinggi pada pria daripada wanita, tetapi ada kasus khusus, seperti konsumsi metabolisme basal wanita akan meningkat secara signifikan selama kehamilan. 3. Endokrin: ketika kelenjar adrenal, kelenjar tiroid, kelenjar hipofisis, dan sekresi hormon lainnya mengalami ketidakseimbangan, juga akan mempengaruhi konsumsi metabolisme basal tingkat energi. 4. Lingkungan: Panas atau dinginnya lingkungan eksternal dapat meningkatkan tingkat metabolisme basal. 5. Penyakit: Demam, misalnya, dapat meningkatkan tingkat metabolisme basal secara signifikan. 6. Tingkat aktivitas fisik: Jika lebih banyak pekerjaan fisik yang dilakukan dalam sehari, kalori yang dikonsumsi bahkan dapat melebihi 4000-5000 kalori.