Manfaat merangkak bagi bayi antara lain melatih koordinasi tubuh, melatih otot dan tulang leher, melatih kemampuan beradaptasi, meningkatkan perkembangan otak, dan meningkatkan motilitas saluran cerna. 1. Melatih koordinasi tubuh: proses merangkak bayi untuk terus menyesuaikan anggota tubuh, sehingga anggota tubuh mencapai keadaan yang lebih nyaman, proses merangkak dapat melatih koordinasi tubuh. 2. Melatih otot dan tulang leher: proses merangkak bayi untuk mengangkat kepala, mendongakkan kepala untuk melatih otot dan tulang leher anak, proses merangkak akan mengkoordinasikan perkembangan tonus otot, untuk menghindari kelemahan otot bayi atau hiperaktif, untuk mendorong perkembangan otot tungkai. 3. Melatih kemampuan beradaptasi: bayi akan menemui hambatan dalam proses merangkak, akan jatuh, belajar beradaptasi dengan perubahan lingkungan, untuk menghindari hambatan tersebut, belajar cara merangkak yang benar. 4. Mempromosikan perkembangan otak: proses merangkak bayi dapat mendorong otak dan berbagai koneksi saraf, kondusif untuk perkembangan otak. 5. Mempromosikan motilitas gastrointestinal: bayi dalam proses merangkak dapat menjadi kegiatan yang tepat untuk mempromosikan motilitas gastrointestinal yang kondusif untuk pencernaan dan penyerapan makanan, tetapi juga untuk mengurangi terjadinya sembelit. Bayi yang merangkak dengan tepat bermanfaat, tetapi jangan merangkak terlalu lama, untuk menggabungkan kerja dan istirahat.