Orto-ginjal mengacu pada norepinefrin, sedangkan parakidjal mengacu pada epinefrin. Ortorepinefrin dan pararepinefrin adalah nama singkat dari kedua obat ini, yang tidak terstandardisasi dan jarang digunakan saat ini. 1. Norepinefrin: merupakan obat rangsang pusat, yang terutama berperan meningkatkan tekanan darah. Umumnya digunakan untuk syok atau infark miokard dan menyebabkan pasien tekanan darah rendah, dapat menggunakan norepinefrin untuk meningkatkan tekanan darah. Namun, perlu diperhatikan bahwa jika norepinefrin digunakan dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan nekrosis pada organ dalam. 2. Epinefrin: epinefrin memiliki efek eksitasi otot jantung, terutama digunakan dalam penyelamatan pasien henti jantung. Ini memiliki efek tabung bronkial diastolik, dan juga dapat digunakan pada pasien dengan asma bronkial dan anafilaksis. Norepinefrin dan epinefrin adalah obat resep, indikasi penggunaan dan dosisnya diatur secara ketat, dan perlu digunakan oleh dokter profesional sesuai dengan kondisi pasien, bukan secara membabi buta. Penggunaan norepinefrin dan epinefrin adalah obat resep, indikasi penggunaan dan dosisnya diatur secara ketat, perlu digunakan oleh dokter profesional untuk digunakan sesuai dengan kondisi pasien, tidak dapat digunakan secara membabi buta.