Alergi, intoleransi laktosa, dan gangguan pencernaan harus dipertimbangkan ketika minum susu. 1. Alergi: Susu sebagai jenis protein heterogen dapat memicu reaksi alergi, diare, sakit perut, dan gejala lainnya. 2. Intoleransi laktosa: Hal ini biasanya disebabkan oleh defisiensi laktase relatif atau absolut, yang menyebabkan laktosa dalam susu tidak dapat dipecah secara sempurna, sehingga memicu gejala diare. 3. Gangguan pencernaan: dapat dilihat pada gastritis, radang usus, tukak lambung, penyakit saluran cerna fungsional, dan penyakit lainnya. Karena fungsi pencernaan dan penyerapan saluran pencernaan berkurang, tidak dapat sepenuhnya mencerna dan menyerap nutrisi dalam susu, dan menyebabkan gejala diare. Untuk kasus diare setelah minum susu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengklarifikasi penyebab spesifiknya.