Seorang anak berusia 7 tahun memiliki miopia 300 derajat dan tidak mungkin untuk memprediksi jumlah miopia yang akan dideritanya saat dewasa.
Miopi banyak terjadi pada pasien anak-anak dan remaja dan dapat menyebabkan penglihatan kabur pada anak-anak yang mengalaminya. Miopi biasanya disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan kebiasaan mata yang buruk, dan secara bertahap dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, karena perbedaan individu dan kebiasaan mata yang berbeda, maka tidak mungkin untuk memprediksi secara akurat jumlah miopi yang akan dialami seorang anak saat dewasa.
Saat ini, anak-anak rabun jauh perlu mengembangkan kebiasaan mata yang baik untuk mencegah miopi meningkat, seperti melakukan lebih banyak olahraga di luar ruangan dan mengurangi penggunaan produk elektronik seperti telepon genggam, TV, dan komputer.
Anak-anak dengan miopi disarankan untuk mengunjungi rumah sakit tepat waktu agar kondisinya dapat dinilai dan ditangani di bawah bimbingan dokter.