Gastroskopi dapat mendeteksi peradangan, tumor, polip dan lesi lainnya. 1. Gastroskopi: dapat memeriksa gastritis, tukak lambung, polip lambung, tumor lambung dan lesi lainnya. 2. Enteroskopi: terutama mengamati semua lesi kolorektal dari anus ke katup ileocecal, dan dapat mendeteksi lesi yang berbeda seperti tumor rektum, tumor usus besar, proktitis, radang usus besar, polip usus buntu, tumor usus buntu, serta obstruksi usus, kolitis ulserativa, penyakit Crohn, dan sebagainya. Gastroenteroskopi juga memiliki peran dalam pengobatan, misalnya, kanker dini dan polip dapat diangkat secara endoskopi, benda asing di lambung dan usus dapat diangkat secara mikroskopis, dan lesi perdarahan dapat diobati secara endoskopi dengan hemostasis. Gastroenteroskopi harus dilakukan oleh dokter profesional.