Tidak merasa kenyang sepanjang waktu adalah perasaan subjektif yang perlu dipertimbangkan baik dari segi pola makan maupun penyakit yang mendasarinya seperti diabetes. Tidak kenyang sepanjang waktu berarti selalu merasa lapar, dan biasanya rasa lapar ini berhubungan dengan pola makan dan makanan yang dimakan. Misalnya, pola makan yang didominasi karbohidrat tinggi dengan asupan protein, lipid, dan makanan yang kaya serat. Meskipun karbohidrat tinggi dapat memberikan rasa kenyang yang lebih tinggi dalam waktu singkat, namun pencernaan di dalam tubuh umumnya lebih cepat, rasa kenyang bertahan dan tidak kuat, sehingga menciptakan ilusi tidak kenyang sepanjang waktu. Kedua, Anda perlu mempertimbangkan kemungkinan diabetes, diabetes rentan terhadap tiga lebih banyak dan satu lebih sedikit, yaitu makan lebih banyak, minum lebih banyak, buang air kecil lebih banyak, penurunan berat badan, yang terutama disebabkan oleh tubuh manusia tidak dapat memanfaatkan sepenuhnya glukosa darah, mengakibatkan tubuh kekurangan energi akut dan munculnya perasaan subjektif. Oleh karena itu, jika ada kelaparan kronis, disarankan untuk melakukan skrining glukosa darah untuk mendeteksi risiko diabetes, dan jika tidak ada penyakit yang mendasari untuk saat ini, disarankan untuk mengubah cara makan dan memiliki pola makan yang wajar.